Terbangun 41 Titik Layanan Logistik, MDMC Kerahkan Bantuan Evakuasi dan Medis

Jakarta –  Empat puluh satu titik layanan komunitas spontan dibentuk jaringan Muhammadiyah di Jakarta dan Bekasi untuk membantu warga yang terpaksa mengungsi karena karena banjir sejak  Selasa (15/1) yang lalu.  Jaringan yang memanfaatkan sekolah, masjid, musholla dan rumah warga ini memberi bantuan nasi bungkus, air mineral dan tempat berteduh.  Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC)  mensinergikan jaringan ini dengan layanan kesehatan, evakuasi dan pendamping psikososial dari jaringan Rumah Sakit, SAR dan Mahasiswa Muhammadiyah.

“Komunitas memang menjadi kekuatan Muhammadiyah di Jakarta ini, spontanitas warga membantu saudaranya yang membutuhkan kami rapikan dan disinergikan dengan layanan kesehatan, evakuasi dan psikososial” terang Indrayanto, supervisor operasi tanggap darurat MDMC untuk banjir Jakarta, Jum’at Sore (18/1) di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng Raya no 62 Jakarta Pusat .

Sebagai contoh posko di Masjid Al Huda Tebet Timur yang dibentuk oleh warga sejak rabu pagi (16/1).  “Posko Muhammadiyah Tebet Timur per hari menghabiskan dana 10 juta lebih untuk menangani 1200 Kepala Keluarga di 5 titik banjir” kata koordinator Posko Jakarta Selatan, M. Rizki Ramadhan.  Dana dikumpulkan dari sumbangan warga Tebet Timur dan juga donatur yang dikoordinir oleh Posko Muhammadiyah Jakarta Selatan. “Kami siap menerima bantuan warga yang langsung menitipkan bantuan ke posko kami di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Tebet Timur” kata Zaid Fadli, koordinator posko Tebet Timur.

Posko Tebet Timur ini dibentuk sebagai pusat logistik yang didistribusikan ke jaringan komunitas yang langsung melayani pengungsi, yaitu di Bukit Duri yang melayani 365 orang bertempat di Rumah Singgah Aisyiyah, dan di  Kebon Baru yang berpusat di  Masjid Nurul Haq. Selain itu, Posko di Jakarta Selatan ini mendistribusikan bantuan makanan ke kampung Rawajati – Kalibata. Di Rawajati ini posko bersinergi dengan layanan kesehatan dan bantuan evakuasi dari Disaster Medic Commite (DMC) Rumah Sakit Islam Pondok Kopi , tim medis yang khusus dibekali kompetensi water rescue. “Di Kalibata kami melayani 180 pasien” terang dr Iin Inayah , supervisor layanan kesehatan.

Penambahan Tim

“Kami akan menambah menjadi lima tim kesehatan dari Rumah Sakit Muhammadiyah mengingat permintaan yang cukup tinggi, termasuk permintaan perahu karet untuk evakuasi maupun  distribusi logistik” terang Indrayanto.  Saat ini  selain DMC RSIJ Pondok Kopi, kebutuhan layanan kesehatan dilayani DMC RSIJ Cempaka Putih. Sementara kebutuhan evakuasi dilayani  MAPALA Univ. Muhammadiyah Jakarta.  “Permintaan di Jakarta Barat belum bisa kami layani” lanjut Indrayanto.

Jaringan layanan komunitas tersebut tersebar sebagai berikut, Jakarta Timur ada di 7 titik, Jakarta pusat 9 titik, jakarta pusat 9 titik, jakarta barat 7 titik, jakarta selatan 7 titik, jakarta utara 3 titik, Kota Bekasi 6 titik, Kabupaten Bekasi 8 titik.  Hari ini 60 orang kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah melakukan kaji cepat kebutuhan pendampingan psikososial di 41 titik layanan tersebut.

MDMC  membangun sistem koordinasi bersama  MDMC DKI Jakarta untuk mengelola manajemen. Sementara penggalangan dana masyarakat di tingkat nasional dilakukan oleh LAZISMU melalui rekening BCA 8780171171, Mandiri 1230099008999 an LAZIS MUHAMMADIYAH KEMANUSIAAN.

 

Koordinator MDMC                     : Sarni 081 904 051 348, 081 215 721 248

Koordinator MDMC DKI               : Pak Zikrulloh  ( 081311576150)

                                                : Samsul  (085 693 505 053,08221118123539)

Koord Jakarta Timur                   : Bu Susilawati  ( 085 692 833 286)

Koord Jakarta Pusat                   : Pak Muklis  (081310078099)

Koord Jakarta Barat                   : Ipung  ( 081 286 435 276)

Koord Jakarta Selatan                 : Kiki ( 081 219 780 118)

Koord Jakarta Utara                   : Hadi Sunarto

Koord Kota Bekasi                      : Musri (081 586 338 221)

Koord Kab Bekasi                       : Awaludin /Yatiman  ( 021 950 88701)

 

Indeks Berita