Pendampingan Psikososial di Empat Titik Banjir Jakarta

 

Jakarta - Banjir yang melumpuhkan ibu kota Jakarta yang puncak terjadinya pada Kamis (17/1/2013) pekan lalu kini berangsur mulai menyurut, walau sebagian warga masih ada yang berada di tempat pengungsian, tapi ada juga warga yang mulai kembali ke rumah masing-masing karena banjirnya sudah mengering.

Namun, dampak banjir tersebut dapat menimbulkan trauma dan gangguan psikis bagi anak-anak. Oleh karena itu penting artinya bagi mereka diberikan penanganan psikologis (trauma healing) dan juga bantuan berupa peralatan sekolah dan pakaian serta kebutuhan lainnya pasca banjir ini.

Tim Psikososial dalam koordinasi Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) yang berpusat di Posko Muhammadiyah, Menteng Raya 62, sudah mulai bekerja sejak Senin, (21/1/2013). Tim di tempatkan di 4 titik posko Muhammadiyah, yakni di Bidara Cina, Jakarta Timur; Jelambar, Jakarta Barat; Bukit Duri, Jakarta Selatan; dan Penjaringan, Jakarta Utara. Semua tim Psikososial berhubungan dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah se DKI Jakarta, namun karena di Jakarta Timur dan Selatan sudah tidak lagi dibutuhkan akhirnya pada (23/1/2013) tim Psikososial di dua daerah tersebut ditarik.

Tiap poskososial diisi oleh 6 orang relawan, mereka berasal dari kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Ciputat dan Cirendeu yang berpusat di UIN Syarif Hidayatullah, UMJ, STIE Ganesha. Kegiatan Psikososial sendiri meliputi, pendampingan anak-anak dengan cara bermain dan belajar, mendirikan sekolah Ceria untuk anak-anak. “Fungsi dan tujuannya kami mendirikan sekolah ceria ini adalah untuk menghilangkan trauma dan kebosanan anak-anak akibat banjir, sehingga anak-anak ada yang malas mau berangkat sekolah dan malas belajar. Nantinya anak-anak ini setelah daerah mereka sudah kering, mereka akan semangat lagi untuk sekolah” ujar Azis Kusuma, salah satu anggota tim Psikososial.

“Selain itu kami mendirikan taman bermain bagi anak-anak usia dini (PAUD) agar mereka tidak bermain di tempat-tempat bekas banjir, karena akan menimbulkan banyak penyakit” tambahnya.

Sejak Senin (21/1) lalu hingga hari Kamis (31/1) hanya 2 tim Psikososial yang masih tersisa, yakni di Jakarta Barat dan Jakarta Utara, mereka ditarik kembali ke Posko pusat Kamis siang(31/1) dan kemudian mengikuti prosesi penutupan.

Indeks Berita