Ditengah Pengungsian Banjir, Warga Teluk Bango Berharap Muhammadiyah Mengelola Masjid Mereka

 

Karawang -  Banjir Karawang yang terjadi Sabtu dini hari (19/1) akibat Tanggul penahan air melebih kapasitas dan derasnya arus, sepanjang 15 meter tanggul hingga melebar sampai 30 meter. Air mengalir merata ke beberapa desa antara termasuk desa Telukbango dan Segaran. Warga Gongcai, desa Teluk Bango Kecamatan Batujaya Karawang bias menyelamatkan diri.

Selasa malam (29/1) posko Muhammadiyah untuk banjir Karawang yang dipimpin oleh Naibul Umam dikejutkan oleh permintaan warga Gongcai, Teluk Bango, bahwa sebuah bangunan masjid dan bangunan sekolah yang memiliki 4 ruang kelas bekas Madrasah Ibtidaiyah itu agar dapat dikelola Muhammadiyah.  Permintaan itu disampaikan oleh Haji Ma’ad Syahafi dan Ramli, warga Teluk Bango.

Umam menyambut baik maksud baik dari warga Teluk Bango, selanjutnya Umamyang merupakan  ketua MDMC jateng ini melanjutkan pesankepada Pimpinan Muhammadiyah Kabupaten Karawang untuk segera mengunjungi warga Teluk Bango, agar ada pembinaan secara Ibadah, Akidah dan lain-lainnya.

Ditempat terpisah, Ketua PDM Karawang H. Maman mengatakan bahwa pihaknyaakan segera menindaklanjuti pesan dari Pak Umam dan tim MDMC, kami akan melakukan kunjungan ke Teluk Bango, dan melakukan proses pembinaan jamaah warga teluk bango pascabanjir ini, mudah-mudahan iktikad dan niat baik ini bisa berjalan dengan baik pula. Pengelolaan masjid dan sekolah Insya Allah Muhammadiyah siap menindaklanjutinya.

Posko Muhammadiyah untuk Banjir Karawang ini diinisiasi kader Angkatan Muda Muhammadiyah dan dibantu personil dari  MDMC Jawa Tengahditambah Disaster Medic Commite dari RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Posko Muhammadiyah untuk banjir Jakarta di Menteng Raya 62 juga  mengirimbantuan berupa Family Kit, peralatan kebersihan dan lain-lain.(dzar)

Foto : Anggota Disaster Medic Commite RS PKU Muh Yogyakarta  mengobati luka anak anak pengungsi di teluk banggo , karawang.

Indeks Berita