Relawan Muhammadiyah dari Ortom, Universitas, Rumah Sakit Se Jatim Ikuti Diklat di Blitar

Blitar - Dalam rangka penguatan kapasitas relawan Muhammadiyah di wilayah Jawa Timur sekaligus menyambut Muktamar Muhammadiyah ke 47 di Makassar, Muhammadiyah Disaster Management Center  Jawa Timur (Lembaga Penanggulangan Bencana  PWM Jawa Timur) mengadakan diklat relawan Muhammadiyah Jawa Timur. Kegiatan ini berlangsung pada 17-18 Januari 2015 di Bendungan Serut, Desa Gogodeso, Kabupaten Blitar.

Diklat ini diikuti oleh 192 peserta yang berasal dari LPB PDM se-Jatim, DMC (Disaster Medic Committe)  RS Muhammadiyah/Aisyiyah,  perwakilan dari ortom (IMM, NA, Tapak Sucidan HW), dan juga perwakilan relawan dari Universitas Muhammdiyah se-Jatim.Materi diklat yang diberikan diantaranya adalah gambaran peta potensi rawan bencana dan rencana penanganan, managemen posko, evaluasi simulasi dan penguatan kapasitas dengan koordinasi regional, dan pemetaan potensi dan wilayah rawan bencana

Dalam sambutannya, Budi Setiawan, Ketua LPB PP Muhammadiyah mengungkapkann bahwa LPB atau yang lebih dikenal dengan sebutan MDMC saat ini mampu bekerjasama dengan semua elemen Muhammadiyah dalam penanggulangan bencana.  

“MDMC juga senantiasa berkoordinasi dengan pemerintah dalam hal ini BPBD atau BNPB dan juga  dengan instansi lain seperti PMI dll,” jelas Budi Setiawan

“MDMC memebantu korban bencana dengan tetap menjaga harkat martabat dan nilai kemanusiaaan, sebgaimana termaktub dalam syair mars relawan Muhammadiyah,” pungkasnya.

Kegiatan diklat kali ini berlangsung dengan lancar. Meskipun saat kegiatan diguyur hujan lebat, para peserta tetap semangat dan antusias mengikuti semua rangkaian kegiatan.  (mon)

Indeks Berita