Muhammadiyah Kuatkan Sistem Hadapi 11 Ancaman Bencana di NTB

Mataram – Peserta sebanyak 36 orang yang merupakan utusan dari Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Nasyiatul Aisyiyah, Aisiyah, Kepanduan Hisbul Wathan, Pemuda Muhammadiyah dan unsur Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Nusa Tenggara barat (NTB) sabtu (7/5) mengikuti pelatihan Penanggulangan Bencana dan Pengelolaan Organisasi di Kampus Univ Muh Mataram.

Wakil Ketua PWM NTB, H. Ahsanul Khaliq M Sos. MM, pada pembukaan acara tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya Pimpinan Wilayah Muhammadiyah NTB untuk membangun sistem penanggulangan bencana di Muhammadiyah NTB. Pada pelatihan yang juga mendasari manajemen pengelolaan relawan tersebut Khaliq berpesan mengenai niat menjadi relawan penanggulangan bencana. “Menjadi relawan penanggulangan bencana di Muhammadiyah harus dilandasi dengan niat yang benar untuk kemajuan Islam dan mengembangkan persyarikatan Muhammadiyah” tegas Khaliq.

Khaliq berpesan bahwa keterlibatan Muhammadiyah dalam penanggulangan bencana juga tidak terlepas pada pengamalan ayat Al Qur’an surat Al-qashah ayat 77 yang artinya  “Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan”.

Sementara itu, Arifudin ST, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Benana daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Barat menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Muhammadiyah menyelenggarakan pelatihan yang juga berarti memperkuat sistem penanggulangan bencana di NTB.  “NTB merupakan pasar bencana karena terdapat 11 jenis ancaman bencana” tekan Arifudin.

Menurut Arifudin, Muhammadiyah NTB juga harus melibatkan Universitas Muhammadiyah Mataram dalam kegiatan penanggulangan bencana di NTB,  karena pemerintah daerah juga perlu mendapatkan dukungan pengetahuan dari kampus.

Dukungan MDMC

Kegiatan Pelatihan Penanggulangan Bencana dan Pengelolaan Organisasi di NTB ini merupakan bagian dari rangkaian program Preparing Excel for Emergency Response (PEER) yang diselenggarakan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), bersama PKPU dan CRS. Pada tahun ini memilih prioritas di Sumatera Selatan, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat dan Jawa Barat.

Hadir pada kesempatan ini Wakil Ketua MDMC, Rahmawati Husein PhD dan Koordinator Divisi Diklat MDMC dr Ahmad Muttaqin Alim, Sp An.  Sebagai fasilitator MDMC menugaskan 5 orang yaitu Sarniyah dan Sriyono dari Divisi Tanggap Darurat dan RR, Khoirul Anas dari Divisi Jaringan dan Kerjasama, Amin Sunarhadi dari Divisi Pengurangan Risiko dan Kesiapsiagaan dan  Zakarija Achmad dari Divisi Pendidikan dan Latihan.

Sebagai bagian dari proses monitoring evaluasi, mendampingi proses pelatihan hadir Indrayanto yang merupakan Program Manager PEER Indrayanto bersama Naibul Umam sebagai Monotoring Evaluasi Acuntability and Learning (MEAL) Officer.  

Indeks Berita