MDMC Mulai Latih RS di Luar Jaringan Muhammadiyah

Klaten – Setelah sukses menjadi pioner pengembangan kesiapsiagaan Rumah Sakit menghadapi kedaruratan dan bencana , Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) mulai dipercaya melatih untuk RS diluar jaringan Muhammadiyah. Salah satunya untuk RS Islam Klaten.

Setelah rangkaian pendampingan yang dilakukan sebelumnya, minggu (01/05) diselenggarakan “Pelatihan Simulasi Hospital Disaster Plan”  di RS Islam Klaten.  dr. Hajar Fatma Sari selaku ketua pelaksana Hospital Disaster Plan RS Islam Klaten 2016 mengatakan  bahwa kerjasama dengan MDMC ini didasari oleh timbulnya kesadaran internal RSI Klaten akan kondisi RS yang terletak di daerah rawan bencana, serta ditambah dengan upaya peningkatan standar rumah sakit akan kesiapannya bila menghadapi bencana.

“Pelatihan ini melibatkan semua unsur meliputi; IGD yang terdampak pertama kali untuk kedatangan pasien, rawat jalan dan rawat inap, ruang operasi dan ruang intensif, ruang jenazah, ditambah manajer-manajer non-medis seperti; kepala bagian keuangan, akuntansi, IT dan rekam medis ” dr. Hajar menambahkan,

Sementara itu, dr. Tri Yunanto Arliono, SpEM, salah satu fasilitator kegiatan dari MDMC menyebutkan, bahwa secara esensial, dasar-dasar emergensi pada intinya terbagi kedalam dua kategori besar; Pertama, emergensi saat tidak terjadi bencana (regular condition); Kedua, emergensi pada saat kejadian masal (mass casuality incident).

Pengembangan Sistem Pelatihan

MDMC telah mengembangkan sistem pelatihan kesiapsiagaan RS sejak tahun 2009 melalui program Hospital and Community Preparedness for Disaster Management (HCPDM) dan dilanjutkan dengan program Volcano Community and Hospital Rings (VaCHRi) pada tahun 2011 dan Hospital Preparedness and Community Readiness for Emergency and Disaster (HPCRED) pada tahun 2015.

Istilah Hospital Disaster Plan di internal MDMC disebut juga Rencana Penanggulangan Bencana Rumah Sakit serta Rencana Kedaruratan Bencana Rumah Sakit. Selain RS Muhammadiyah/Aisyiyah, lembaga lain yang mempercayakan pelatihan adalah RSU Wlingi – Blitar yang akan berlangsung pada 16 – 18 Mei 2016. Sementara itu pada tanggal 9-11 Mei 2016 ini berlangsung pelatihan sejenis untuk peserta Rumah Sakit jaringan lembaga Persekutuan Pelayanan Kristen untuk Kesehatan di Indonesia (Pelkesi) .  

Reporter : Muhammad Fauzi Haidar Hilmy

 

 

 

Indeks Berita