Majelis Tarjih dan Tajdid Terbitkan Fikih Kebencanaan "English Version"

Yogyakarta – Setelah meluncurkan Fikih Kebencanaan yang merupakan bagian dari Putusan Tarjih pasca Munas 2015 di Yogyakarta, Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah kemudian menerjemahkannya ke dalam bahasa Inggris. Kali ini  berjudul “Coping With Disaster: Principle Guidance from an Islamic Perspective”.

Menurut Muhammad Rofiq, Wakil Sekretaris Majelis Tarjih PP Muhammadiyah sekaligus tim penulis pada Kamis (12/05), buku ini direncanakan akan terbit pada pertengahan Mei 2016 ini. “Insya Allah pertengahan Mei bukunya sudah terbit. Pada tanggal 20 Mei buku ini akan dibawa dan dibagikan kepada peserta World Humanitarian Summit  yang diadakan oleh PBB di Turki”.

Rofiq menjelaskan bahwa proses pengurusan ISBN dari Perpustakaan Nasional sudah selesai  pada tanggal 10 Mei 2016 yang lalu. Diharapkan proses editing akhir dan pencetakan bisa selesai dalam beberapa hari ini. Proses penyiapan buku ini dilakukan bersama Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) yang juga akan menjadi peserta World Humanitarian Summit di Turki. “Akan ikut serta di Turki Ibu Rahmawati Husein, Wakil Ketua MDMC” jelasnya.

“Harapan kami dengan terbitnya versi bahasa inggris ini, sudut pandang Muhammadiyah yang menawarkan perspektif Islam dalam memaknai dan menyikapi kebencanaan bisa diakses oleh publik dalam skala internasional. Kita meyakini bahwa agama Islam memiliki modal doktrinal yang luar biasa dalam menyikapi kebencanaan”, lanjut Rofiq

Sosialisasi

Sambutan publik terhadap edisi bahasa Indonesianya juga sangat antusias. Terbukti dalam waktu satu tahun, buku ini mengalami tiga kali naik cetak. Upaya sosialisasi banyak dilakukan, baik oleh Majelis Tarjih dan Tajdid maupun MDMC,  dan juga atas inisiatif Pimpinan Muhammadiyah di Wilayah dan Daerah. Sebagai contoh,  PW Muhammadiyah Bengkulu telah menyelenggarakan bedah buku pada tanggal 26 April 2016 yang lalu. Sementara PW Muhammadiyah Riau juga berencana akan menyelenggarakan hal yang sama bersamaan dengan upgrading pengurus MDMC Riau dalam waktu dekat.

Penerbitan buku ini mendapatkan apresiasi yang tinggi dari para pembaca. Wakil Ketua PWM NTB, H. Ahsanul Khaliq M Sos. MM.pada kesempatan Pelatihan Penanggulangan Bencana dan Pengelolaan Organisasi di Universitas Muhammadiyah Mataram Sabtu (7/05) yang lalu, menyatakan bahwa dengan adanya Fikih Kebencanaan ini warga Muhammadiyah dan juga umat Islam pada umumnya memiliki panduan  terkait dengan penanggulangan bencana.

Sekretaris MDMC, Arif Nur Kholis, berharap sosialisasi Edisi Bahasa Inggrisnya juga bisa optimal. Selain untuk WHS di Turki, banyak forum regional dan internasional yang akan dimanfaatkan MDMC untuk melakukan sosialisasi. Seperti ASEAN Committee on Disaster Management (ACDM) Oktober 2016 di Manado, Asia Ministerial Conference on Disaster Risk Reduction (AMCDRR) November 2016 di India dan juga Global Platform for Disaster Risk Reduction Mei 2017 di Mexico. 

Indeks Berita