LAZISMU - MDMC Sempurnakan Mekanisme Penyaluran Bantuan Bencana

Yogyakarta – Masyarakat membutuhkan lembaga yang mampu salurkan bantuan bencana dengan tepat dan cepat. Seperti yang dilakukan LAZISMU sebagai lembaga amil zakat yang menerima pendanaan bantuan untuk kegiatan kebencanaan bekerjasama dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) sebagai lembaga yang menyalurkan bantuan kebencanaan dengan tepat dan cepat kepada masyarakat. LAZISMU dan MDMC pada Kamis (22/6) menyepakati Nota Kesefahaman di Yogyakarta.

 “Profesionalisme kami salah satunya dengan mekanisme audit oleh empat lembaga, yaitu dewan pengawas dan dewan syariah internal LAZIMUS, kedua dari LPPK PP Muhammadiyah, ketiga dari BASNAS, keempat dari Kementrian Agama  Indonesia sesuai dengan UU nomer 23 Tahun 2011 yang sudah berlaku” jelas Andar Nubowo DEA, Direktur Utama LAZISMU pada acara bersama Ketua MDMC, H. Budi Setiawan, ST ini.

Lebih lanjut Andar menjelaskan bahwa LAZISMU saat ini mengharuskan diri untuk melakukan kerjasama program dengan mitra, baik secara internal Muhammadiyah maupun eksternal. Walaupun kerjasam dengan lembaga internal Muhammadiyah, menurut Andar semua akan  bersifat based on paper, sehingga harus didasarkan pada MoU dan SPK. “SPK ini menjadi landasan sebagai kerjasama program nantinya sampai pada proses monitoring evaluasi dan pelaporan” terang Andar. LAZISMU akan menjadi semacam funding bagi kegiatan yang disepakatai dengan lembaga lain termasuk MDMC.

Andar juga menjelaskan, model kerjasama ini bertujuan agar kerjasama antara LAZISMU dan MDMC semakin sederhana, mudah prosesnya dan juga akuntable. “Akuntable akan menjadi sangat penting jika ada laporan program dan laporan keuangan” tekan Andar. Sementara bagi MDMC yang telah memiliki reputasi kerjasama dengan lembaga Internasional bisa menerapkan standar yang sama dalam penggelolaan dana dari LAZISMU.

Diharapkan, monitoring dan evaluasi program dan pelaporan bisa ketat dilakukan. “Program kerja yang dilaksanakanpun bersifat professional dan transparan” demikian Andar menekankan. 

Indeks Berita