Berbagi Senyum Ketangguhan Warga Terdampak Bencana

Kendal – Sekitar 300 orang berkumpul di Balai Desa Ampel Wetan, Kecamatan Ampel, Kabupaten Kendal siang itu, Sabtu (2 Juli 2016). Tampak truk berisi bingkisan memasuki halaman Balai Desa dipandu beberapa relawan Muhammadiyah. Tampak bergegas Haji Muslim,  Ketua PD Muhammadiyah Kendal, bersama rombongan turun dari mobil menyalami relawan dan warga. Telah hadir di lokasi Arif Nur Kholis, Sekretaris Lembaga Penanggulangan Bencana PP Muhammadiyah atau Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC). Warga yang didominasi ibu – ibu tersebut tertib mengisi ruang Balai Desa yang penuh sesak dengan mereka.

“Bapak Ibu, siang ini kami bersilaturahmi ke sini untuk berbagi dengan bapak – ibu yang dua minggu lalu terkena banjir” demikian H. Muslim membuka tausyiyah siang itu. “Kami ingin berbagi senyum dengan bapak – ibu semua, apalagi di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini” lanjut Haji Muslim yang dikenal sebagai mubaligh handal ini.

Haji Muslim menambahkan bahwa senyum adalah ciri – ciri orang – orang yang akan masuk surga, sehingga di segala kondisi termasuk setelah menerima cobaan seperti banjir yang melanda kecamatan Ampel ini harus disikapi dengan tabah, cirinya tersenyum. “Ingin masuk surga semua kan bapak – ibu ?” tanya H. Muslim kepada warga. Kontan semua warga yang hadir, bersama Kepala Desa Ampel Kulon dan Ampel Wetan menjawab serempak “Mau...”.

Haji Muslim yang juga Ketua LAZISMU Jawa Tengah ini menyampaikan bahwa ketika terjadi banjir relawan Muhammadiyah dengan koordinasi MDMC Kendal  telah membantu warga terdampak walaupun itu tengah malam. Makanan siap santap untuk sahur warga terdampak dibagikan relawan Muhammadiyah ke rumah – rumah warga yang terendam banjir. “Karena kami ingin bersama – sama bapak ibu semua tersenyum, bergembira dan bangkit setelah menghadapi bencana” lanjut Haji Muslim.

Sebanyak 400 orang Warga Desa Ampel Wetan, Ampel Kulon dan Dempelrejo pada siang itu kemudian secara tertib begiliran mendapatkan paket Ramadhan dari LAZISMU – MDMC dan juga dari PD Muhammadiyah Kendal. Satu – satu relawan membagikan paket, termasuk bantuan untuk warga yang rumahnya hanyut.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Kado Ramadhan MDMC – LAZISMU yang dilakukan di Sukoharjo, Purworejo, Kebumen, dan Kulon Progo. Semua lokasi merupakan daerah terdampak Banjir dan Longsor pada pertengahan Juni 2016 ini. Total ada 2600 paket kado Ramadhan dari Pimpinan Pusat, ditambah paket dari Muhammadiyah masing – masing daerah.  

Membangun Ketangguhan

Arif Nur Kholis, setelah mengikuti seluruh rangkaian acara berharap bahwa kegiatan ini menjadi awal dari upaya membangun ketangguhan warga menghadapi bencana yang sering terjadi seperti banjir. Warga di desa ampel wetan ini tentu tidak memungkinkan untuk melakukan sendiri upaya pencegahan banjir, karena bencana terjadi akibat sistem pengelolaan Daerah Aliran Sungai yang perlu perbaikan. “Muhammadiyah di daerah seperti Kendal ini perlu melanjutkan upaya advokasi sistemik kepada pengambil kebijakan agar ada perbaikan pengelolaan Daerah Aliran Sungai dari hulu hingga hilir. Perlu dibarengi dengan penguatan komunitas  dan jamaah di sekitar sungai dari hulu hingga hilir  untuk menjaga lingkungannya ” lanjut Arif.

Sebagai upaya jangka pendek, Arif mengapresiasi kesigapan MDMC di Kendal dalam membantu kesulitan warga terdampak banjir. Menurut Arif, kesigapan relawan dalam koordinasi MDMC Kendal ini patut menjadi contoh untuk daerah – daerah lain. Bahkan, selepas penanganan darurat di Banjir Kendal, relawan Muhammadiyah Kendal juga dimobilisasi ke Purworejo menangani korban longsor.

“Kekuatan dapur umum di MDMC Kendal ini bisa menjadi referensi daerah lain, mampu dengan sigap menyiapkan makanan siap santap seperti kebutuhan sahur ratusan orang dengan cepat tidaklah mudah. Mereka pernah teruji menyiapkan ribuan bungkus per hari untuk relawan dan warga terdampak longsor Banjarnegara” tutup Arif. 

Indeks Berita