MDMC Kaji Dampak Tanah Bergerak di Kuningan

Kuningan – (17-18/9) Telah terjadi bencana tanah bergerak di Kabupaten Kuningan, tepatnya dusun Ciketug, Desa Pamulihan, Kecamatan Subang, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat. 

    Menurut informasi yang diterima, secara kronologis bencana tanah bergerak tersebut terjadi sejak pukul 23.30 WIB sampai dengan pukul 07.00 WIB, disebabkan oleh hujan deras yang terjadi di wilayah tersebut. Adapun luas tanah yang mengalami pergerakan sebesar 2000 m2.

    Walaupun bencana tersebut tidak menelan korban jiwa, namun bencana tersebut cukup memberikan dampak kepada warga setempat. Penyintas tersebut terdiri dari 6 keluarga dengan jumlah penyintas bencana sebanyak 23 orang yang diantaranya 12 laki – laki, 11 perempuan serta 1 kelompok renta seperti ibu menyusui.  Adapun penyintas lain seperti anak – anak dengan jumlah 10 dengan rentan usia 0 hingga 18 tahun.

    Adapun kerugian – kerugian yang dialami oleh warga terdampak bencana ialah kerusakan 6 rumah dengan kategori berat yang 2 diantaranya rata dengan tanah serta terdapat saluran air bersih yang terputus di lokasi pergeseran tanah.

    Hal tersebut menyebakan beberapa penyintas yang terdampak bencana diungsikan oleh petugas dan relawan yang berada di lokasi ke tempat aman seperti rumah tetangga yang jauh dari radius bahaya tanah bergerak. 

    Sampai saat ini tim dari Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) terus melakukan assesment di wilayah bencana serta terus berkoordinasi dalam upaya penanganan penyintas bencana di wilayah tersebut. Beberapa hasil telah didapatkan oleh MDMC Kuningan, diantaranya; 1. Jumlah penyintas bencana yang terdampak; 2. Mendata para penyintas yang diungsikan ke tempat yang lebih aman; 3. Listing needs (mendata kebutuhan) para penyintas bencana.

    Kebutuhan peyintas bencana di lokasi sampai saat ini menurut informasi yang diperoleh dari MDMC Kuningan ialah;  Baju balita; Seragam SD; Sembako dan kebutuhan balita; Bahan bangunan; serta Pipa dan selang saluran air._Fauzi

Indeks Berita