Cuaca Ekstrim, Relawan Bencana Wajib Jaga Keselamatan Diri

Jakarta – Cuaca ekstrim sedang melanda wilayah di Indonesia, setidaknya dalam dua hari kedepan akan terjadi perlambatan kecepatan angin di Selat Karimata hingga Laut Maluku serta kelembaban udara yang tinggi di sebagian besar wilayah Indonesia. Hal ini yang sangat mendukung proses pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut.

Demikian pesan Rovicky Dwi Putrohari selaku Konsultan Ahli Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) kepada para relawan Muhammadiyah yang sedang melakukan respons bencana di beberapa wilayah di Indonesia (19/7).

Dirinya menambahkan bahwasanya beberapa wilayah di Indonesia dalam dua hari kedepan berpotensi mengalami cuaca ekstrim, “21 – 23 September 2016 cuaca di beberapa wilayah Indonesia berubah – ubah. Hujan lebat, adanya petir bahkan angin kencang akan terjadi di sebagian wilayah Indonesia”, terangnya.

Rovicky Dwi Putrohari yang juga seorang Ahli Geologi Indonesia serta tergabung dalam IAGI (Ikatan Ahli Geologi Indonesia) melanjutkan, cakupan wilayah tersebut meliputi; Riau, Lampung, Jawa Timur, Papua Bagian Tengah (Berpotensi hujan lebat) dan wilayah lain seperti; Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Tengah, Papua Barat (Berpotensi hujan lebat disertai kilat/angin kencang).

“Perlu dicatat bahwasanya masih terdapat daerah lain yang berpotensi terjadi perubahan cuaca, diantaranya potensi gelombang tinggi dengan ketinggian 2 – 5 meter di Perairan Bengkulu – Enggano serta Samudera Hindia Barat Bengkulu. Patut diwaspadai juga potensi hujan sedang – lebat disertai angin kencang dan petir/kilat di sebagian wilayah Sumatera Selatan, Sumatera Barat dan Utara”, tutur Rovicky.

Ia melanjutkan bahwasanya terdapat daerah – daerah lain yang berpotensi mengalami perubahan cuaca yang ekstrim seperti; Banten (Wilayah Kota Cilegon, Pesisir Kab Serang dan Pandegelang berpotensi hujan lebat serta kilat/petir dan angin kencang), Kalimantan Barat (Potensi hujan serta guntur dan angin kencang berdurasi singkat), Kalimantan Selatan (Potensi hujan sedang-lebat disertai petir dan angin kencang), Bangka Belitung (Potensi hujan dengan intensitas sedang – lebat disertai petir dan angin kencang pada siang hingga sore hari), dan Aceh (Patut diwaspadai angin kencang disertai hujan ringan – sedang di wilayah Sabang, Banda Aceh, Aceh Besar dan Aceh Jaya).

Diakhir pembicaraannya Rovicky berpesan kepada relawan umumnya serta relawan – relawan Muhammadiyah khususnya agar terus berhati – hati di lokasi bencana, “Kawan – kawan relawan yang sedang di daerah bencana, baik itu garut maupun daerah lainnya, perlu diketahui bahwasanya kondisi alam di lokasi bencana sedang kritis. Dalam artian, sedikit saja gangguan (hujan, getaran, dsb), maka ada kemungkinan akan terjadi bencana susulan (tanah yang bergerak kembali). Keselamatan kawan – kawan penolong mutlak harus dijaga, be safe to safe others”_Fauzi

Indeks Berita