MDMC Gelar Khitan Massal Gratis Untuk Anak Korban Banjir Bandang Garut

Foto : Pepi Perdiansyah

Garut – Kegiatan bakti sosial khitanan yang diselenggarakan oleh Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) ini merupakan salah satu rangkaian dari progam rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana banjir bandang luapan Sungai Cimanuk Kabupaten Garut, Jawa Barat, 20 September 2016.

Demikian Budi Setiawan selaku Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Disaster Management Center berkata di sela – sela acara “Khitanan Massal Korban Banjir Garut”, bertempat di Gedung Huntara Bale Paminton, Garut Kota (19/11).

Turut hadir dalam kegiatan sosial tersebut sejumlah tokoh Muhammadiyah Kab. Garut, PWM Jawa Barat, Wakil Bupati Helmi Budiman beserta jajaran MUSPIDA serta BPBD Kab. Garut.

Budi Setiawan menuturkan bahwasanya acara ini merupakan salah satu bentuk kerjasama MDMC dengan berbagai pihak, tentunya sebagai upaya menjaga harkat dan martabat warga yang terkena dampak bencana.

“Membuka kerjasama dengan berbagai pihak diperlukan dalam tahap rehabilitas dan rekonstruksi, disisi lain hal ini merupakan bentuk kepedulian MDMC untuk menjaga harkat dan martabat warga terdampak”, ujarnya.

Ketua LPB MDMC Kabupaten Garut, Aceng Khobir menambahkan, sasaran kegiatan khitan massal yang diselenggarakan oleh MDMC ini ialah anak – anak dari warga terdampak yang mengungsi di tempat hunian sementara.

“18 anak dengan rentan usia 4 sampai 6 tahun tercatat lolos seleksi dan berhak serta cukup untuk mendapatkan pelayanan khitan”, tuturnya.

Menurutnya, kegiatan sosial ini memiliki tujuan untuk memberikan kebahagiaan bagi orang tua serta anak. Juga sebagai bentuk kepedulian MDMC akan kewajiban seorang laki – laki muslim untuk dikhitan.  

“Adanya kegiatan seperti ini tentu sangat membantu orang tua / wali anak dalam meringankan biaya khitannya. Mengkhitan anak itu kewajiban semua orang tua”, imbuhnya.

Senada dengan Aceng Khobir, Wakil Bupati Garut Helmi Budiman mengatakan bahwasanya kegiatan khitanan massal gratis ini merupakan bentuk kepedulian lembaga non – pemerintah dalam membantu penanganan pasca bencana.

“Kegiatan ini turut serta membantu meringankan beban orang tua, khususnya korban banjir yang ingin mengkhitan anaknya”, tandasnya.

Helmi Budiman mengemukakan bahwasanya selama ini Muhammadiyah merupakan salah satu organisasi penting mitra pemerintah. Lebih khusus lagi ia menyebut organisasi ini turut serta dalam membangun Garut terutama dalam bidang Pendidikan, Ekonomi, dan kesehatan. Termasuk mitra dalam proses rehabilitasi pasca bencana Garut._Fauzi

 

Indeks Berita