RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan Gandeng MDMC Siapkan RS Siaga Bencana

Pekalongan – Sistem kegawatdaruratan medik ketika terjadi bencana wajib dimiliki oleh rumah sakit. Rumah sakit sebagai sebagai ujung tombak serta mata rantai dari Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) harus memiliki respon yang cepat dan tepat ketika terjadi bencana.

Demikian Familiantoro kepada mdmc.or.id disela – sela wawancara dalam kegiatan “Pelatihan Penanggulangan Bencana dan Vertical Rescue”, bertempat di Rumah Sakit Islam (RSI) PKU Muhammadiyah Pekajangan (20/11).

“Acara pelatihan ini merupakan kerjasama RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan dengan beberapa lembaga terkait seperti Pekalongan Rescue dan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC)," tandasnya.

Masih menurut Familiantoro, kegiatan ini melibatkan 64 orang peserta yang terdiri dari Tim Keamanan RS, staf perawat, bidan serta staf non – medis. Adapun materi yang diberikan kepada peserta meliputi cara penanggulangan bencana dengan beberapa teknik seperti evakuasi, transfer dan penyelamatan korban.

“Dari seluruh peserta yang berjumlah 64 orang, masing – masing diantaranya mendapatkan materi tentang evakuasi, transfer dan penyelamatan korban, baik dengan cara vertikal maupun horizontal," imbuh Familiantoro.

Ia menambahkan bahwasanya kegiatan pelatihan seperti ini memang rutin dilakukan oleh Tim Penanggulangan Bencana RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan dengan tujuan peningkatan kapasitas tim serta sebagai pembelajaran bagi seluruh civitas hospitalia untuk menghadapi berbagai kondisi.

“Kegiatan seperti ini rutin dilakukan oleh kami, tujuan yang hendak dicapai ialah siapnya civitas hospitalia ketika menghadapi berbagai kondisi. Juga sebagai kesiapsiagaan internal rumah sakit dalam penanggulangan bencana, khususnya di gedung bertingkat," tutupnya._Fauzi

Indeks Berita