Sigap Hadapi Bencana, MDMC Gelar Latihan Gabungan Relawan Se – Jawa Tengah

Pemalang - MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center) Jawa Tengah menggelar operasi darurat bencana dalam latihan gabungan relawan Muhammadiyah se-Jawa Tengah. Pada 25-27 November 2016 di Moga Pemalang. Latgab yang ke-4 ini diikuti oleh kurang lebih 450 orang.

Menurut Naibul Umam Ketua MDMC PWM Jawa Tengah latihan gabungan ini diadakan setiap dua tahun sekali sejak tahun 2010, 2012, 2014 dan kali ini tahun 2016 diadakan untuk yang keempat kalinya. “Relawan Muhammadiyah harus tangguh. Mereka harus terus menerus digembleng melalui berbagai latihan.  Ini penting untuk membentuk karakter relawan yang sesungguhnya”

Lebih lanjut Fathul Faruq selaku Direktur Latgab menyampaikan bahwa mereka harus menyelesaikan tugas dengan baik dalam situasi dan kondisi yang serba terbatas. Kesuksesan operasi darurat bencana sangat ditentukan oleh kerjasama antar relawan dari berbagai kualifikasi tersebut.

Maksud dan tujuan diadakan latihan gabungan ini menguji pengetahuan dan keterampilan relawan Muhammadiyah dalam menyelesaikan tugas operasi pesawat jatuh, banjir bandang dan tanah longsor di tiga lokasi yang berbeda. Latihan gabungan diskenariokan seperti pada kejadian yang sesungguhnya dengan mendatangkan “pengungsi” dan “korban” dari warga setempat. 

Latihan gabungan juga melibatkan rumah sakit PKU Muhammadiyah Moga sebagai rumah sakit rujukan “korban” bencana. Beberapa pengunjung rumah sakit dibuat kaget ketika beberapa mobil ambulance mengantar pasien. Beberapa diantaranya “tertipu” karena dikira itu pasien sungguhan.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini selalu diguyur hujan. Namun demikian tidak menyurutkan antusias dan semangat relawan untuk berlatih dengan sungguh-sungguh.

Latihan gabungan ini diikuti oleh relawan dengan kualifikasi kemampuan di bidang SAR (Search And Rescue), Medis, Psikososial, Dapur Umum dan Manajemen Posko. _Ayu