Paket Logistik untuk Padang Sidempuan tetap Berjalan Paska Banjir

Padang Sidempuan (Kamis, 06/04). Bencana alam banjir bandang terjadi di kota Padang Sidempuan Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara pada 27 Maret 2017 pukul 19.00 WIB. Banjir bandang diakibatkan hujan lebat  yang mengguyur wilayah tersebut mengakibatkan sungai Batang Ayumi dan sungai Sipogas tidak dapat menampung debit air yang meningkat. Setelah mengetahui bahwa debit air meningkat warga sekitar panik karena barang-barang pribadinya mulai hanyut dan rumah-rumah terendam air yang meluap.

 

Akibat dari banjir yang melanda Padang Sidempuan berdampak pada kerusakan rumah warga, fasilitas umum dan amal usaha Muhammadiyah. Tingkat kerusakannya  beragam, diantaranya rusak berat, rusak sedang, dan rusak ringan. Sebanyak 43 rumah tinggal rusak dan 52 rumah tinggal hanyut karena derasnya debit air. Dari 43 rumah tinggal yang rusak , sebanyak 35 rumah tinggal rusak berat, tiga rumah tinggal rusak ringan sedangkan lima rumah rusak ringan. Fasilitas umum yang rusak diantaranya menimpa dua masjid, tiga jembatan rusak, dan empat sekolah. Begitu pula kerusakan pada amal usaha Muhammadiyah yang menimpa fasilitas rumah kaca Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS). Kerugian akibat bencana banjir juga menyebabkan 1.000 korban namun saat ini korban telah kembali ke rumah saudara maupun tetangga yang tidak terdampak.

 

Upaya untuk menangani akibat banjir dilakukan oleh Pemerintah maupun Muhammadiyah Disaster Menagement Center (MDMC) bersama Lemabaga Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (LazisMu) dan Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah beserta Ortom yang terdiri dari Kokam Muhammadiyah, Pemuda, Nasyiatul Aisyiyah (NA), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Tapak Suci, dan Ibu Aisyiyah Padang Sidempuan. Pemerintah dengan mendirikan posko penanganan bencana banjir dan mendirikan dapur umum selama tujuh hari kemudian setelah tujuh hari masa tanggap darurat dilanjutkan masa transisi tanggap darurat dari tanggal 2 April hingga 2 Juni 2017.

 

Pada tanggal 6 April 2017 MDMC, LazisMU dan Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah beserta Ortom yang terdiri dari Kokam Muhammadiyah, Pemuda, Nasyiatul Aisyiyah (NA), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Tapak Suci, dan Ibu Aisyiyah Padang Sidampuan menyiapkan bantuan logistik sebanyak 150 paket yang berisi beras, mie instan, gula, panci, kuali, sendok goreng, sendok nasi, sendok  makan, sendok sayur, saringan santan, baskom, ember 22 liter, gelas, ceret dan piring melamin.  Menurut Khairil Anam salah satu Tim Asistensi, pihaknya kesulitan data jumlah korban sehingga logistik persediaan logistik hanya 150 paket. “Masih simpang siur data penyitas yang jadi hambatan sehingga MDMC melakukan re assesment untuk penyaluran logistik,” tambah Chairil Anam. Penyaluran logistik dilakukan pada dua tahap yang pertama 30 paket khusus warga Muhammadiyah, sisanya 120 paket untuk warga non Muhammadiyah. (SULIS)

 

Narahubung : Chairil Anam ( 081224510678 )

Arif Jamali Muis

MDMC Indonesia

Indeks Berita