Geladi Relawan NTB: Tingkatkan Kapasitas Relawan dan Luaskan Jaringan MDMC

(Peserta Geladi Melakukan Diskusi Pengenalan Komunikasi Bencana)

Mataram (29/04). Lembaga Penanggulangan Bencana Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) NTB menggelar kegiatan peningkatan kapasitas relawan dalam penanggulangan bencana. Kegiatan yang bertajuk Geladi Relawan LPB PWM NTB berlangsung sejak 28-30 April 2017 di Universitas Muhammadiyah Mataram (UMM). Peserta geladi terdiri dari PDM Kota Mataram, PDM Lombok Barat, PDM Lombok Utara, PDM Lombok Tengah, PDM Lombok Timur, PDM Sumbawa Barat, PDM Sumbawa, PDM Dompu, PDM Kabupaten Bima, PDM Kota Bima.

 

Peserta geladi diberikan materi sesuai kapasitas bidang yang ingin ditingkatkan, mengingat NTB sebagai salah satu wilayah baru yang dibentuk oleh MDMC. Materi yang diberikan diantaranya tentang Muhammadiyah, LPB, Fiqih Kebencanaan, Dasar Penanggulangan Bencana, Tahapan Penanggulangan Bencana, Geladi Posko dan Geladi Lapang. Ditambahkan oleh Yudhi Lestanta selaku sekretaris  MDMC NTB, bahwa masih banyak daerah yang sedang dalam proses pembentukan MDMC maka secara otomatis membutuhkan pembekalan  yang serius.

 

Salah satu materi yang disampaikan yakni dasar penanggulangan bencana (29/04) dengan mengenalkan sistem komunikasi kebencanaan dan perangkat radio menggunakan metode Focus Group Discussion (FGD). Materi tersebut disampaikan untuk menambah pengetahuan peserta tentang perangkat komunikasi yang digunakan saat penanggulangan bencana. Indrayanto selaku Anggota Bidang Tanggap Darurat MDMC PP Muhammadiyah saat mendampingi diskusi menyampaikan bahwa radio komunikasi merupakan alat yang sangat strategis dan efisien sebagai salah satu bagian dari peralatan komunikasi bencana. “Alternatif pengganti sarana komunikasi modern bilamana peralatan  komunikasi yang lain tidak bisa digunakan” tambah Indrayanto.

 

Hingga penutupan pemberian materi geladi terus dilanjutkan. Dengan harapan output dari Geladi Relawan, peserta geladi dapat merepkan pengetahuan yang diperoleh saat bencana terjadi. Yudi juga menambahkan, kedepannya dapat memperbanyak relawan dengan kapasitas yang memadai dan kesiapan menghadapi bencana. (Sulis)

Arif Jamali

MDMC Indonesia

Indeks Berita