Penguatan dan Optimalisasi Potensi MDMC untuk Misi Kemanusiaan

(Dokumentasi MDMC)

 

Yogyakarta (15/05). Untuk menevaluasi dan meningkatkan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) Muhammadiyah Disater Management Center (MDMC) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengadakan rapat pleno pimpinan pada 13-14 Mei 2017 di Yogyakarta. Rapat pleno tersebut bertemakan Optimalisasi Peran Struktur dan Divisi dalam Rangka Penguatan Kerja Organisasi. Turut hadir diantaranya Pengurus Harian (PH), Divisi Organisasi dan Kepemimpinan, Divisi Pengurangan Risiko Bencana (PRB), Divisi Jaringan dan Kerjasama (Jakers), Divisi Pendidikan dan Pelatihan (Diklat), dan Divisi Tanggap Darurat Rehabilitasi dan Rekonstruksi (TDRR).

 

Budi Setiawan selaku Ketua MDMC PP Muhammadiyah menyampaikan bahwa sebagai lembaga  kemanusiaan yang bergerak dibidang bencana, memiliki program dari setiap divisi untuk dilaporkan. Adanya penyampian laporan divisi dijadikan sebagai evaluasi. Sehingga setelah adanya rapat pleno pimpinan, divisi tersebut dapat meningkatkan kinerjanya.

 

Memasuki tahun ketiga kepengurusan MDMC PP Muhammadiyah pada periode 2015-2020 banyak hal yang telah dilaksanakan dan belum terlaksana. Sesuai dengan tema yang dipilih yaitu “Optimalisasi Peran Struktur dan Divisi dalam Rangka Penguatan Kerja Organisasi”, Budi Setiawan juga menyampaikan bahwa semangat MDMC belum merata di beberapa wilayah di  Indonesia. “Sangat berharap setiap daerah mendirikan LPB, karena Indonesia merupakan daerah rawan bencana,” kata Budi Setiawan.

 

Seperti program Building and Empowering for Strenghtness Team (BEST) dari Divisi Organisasi dan Kepemimpinan berhasil melakukan penguatan organisasi ditingkat wilayah. Setelah penguatan MDMC PP Muhammadiyah maka kegiatan respon terhadap bencana kemudian dapat dilakukan secara mandiri oleh MDMC tingkat wilayah.

 

Sampai berakhirnya Rapat Pleno Pimpinan MDMC PP Muhammadiyah, menyepakati keputusan program yang akan dilakukan . Budi Setiawan juga berpesan dengan disepakatinya program maka setiap program harus dipertanggungjawabkan kedepannya. Pertanggungjawaban yang diharapkan Budi Setiawan adalah transparansi dan akuntabilitas secara rasional dan tanggungjawab dari program yang berjalan. (Sulis)

Arif Jamali

MDMC Indonesia

Indeks Berita