Evaluasi Pelaksanaan Respon Kesehatan Pasca Bencana Palu, Muhammadiyah selenggarakan Seminar di Jakarta

Jakarta (27/02) — Muhammadiyah Disaster Management Center sebagai salah satu NGO di Indonesia telah mengoordinir sebanyak 206 orang tenaga kesehatan yang berasal dari Rumah Sakit Muhammadiyah/’Aisyiyah dan Perguruan Tinggi Muhammadiyah/’Aisyiyah se-Indonesia untuk mendukung sistem pelayanan kesehatan di Sulawesi Tengah pasca bencana gempa, tsunami, dan likuifaksi di Palu.

Dalam kejadian bencana, fasilitas kesehatan sangat dibutuhkan sebagai pusat rujukan kesehatan masyarakat akibat terdampak bencana. Berkaca pada kejadian bencana di Palu, sistem rujukan medis terganggu. Puskesmas tidak bisa dengan mudah merujuk pasien ke rumah sakit rujukan. Korban yang membutuhkan pembedahan dan rawatan paska operasi harus dirujuk hingga ke Makassar. Rumah sakit setempat sudah kelebihan beban, dan seringkali berhenti melakukan tindakan/operasi bila ada guncangan gempa.

Ragam kegiatan layanan kesehatan Muhammadiyah terdiri dari layanan kesehatan dukungan bagi RS Pemerintah, Puskesmas dan juga di Klinik maupun pos pelayanan kesehatan (Posyan MDMC). Layanan kesehatan keliling, edukasi dan promosi kesehatan, edukasi kesehatan reproduksi, dan dukungan nutrisi tambahan bagi bayi, anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, lansia, dan difabel, dan pelatihan maupun lokakarya bagi puskesmas adalah bentuk layanan dukungan MDMC pasca tanggap darurat.

Sebagai pembelajaran pelaksanaan Respon Kesehatan pada Fase Tanggap Darurat, MDMC Muhammadiyah bekerja sama dengan Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes RI dan didukung oleh Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) Pemerintah Australia menyelenggarakan Seminar Nasional Evaluasi Sistem Pelayanan Kesehatan Tanggap Darurat di Sulawesi Tengah yang dilaksanakan pada hari Rabu, 27 Februari 2019 pukul 09.00-15.00 bertempat di Meeting Room Aston Pluit Hotel & Residence, Penjaringan, Jakarta Utara.

dr. Achmad Yurianto selaku Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan RI sebagai Keynote Speech di Seminar Evaluasi Sistim Pelayanan Tanggap Darurat di Sulawesi Tengah

Pada acara ini disampaikan keynote speech mengenai “Sistem dan Manajemen Pelayanan Krisis Kesehatan pada saat Tanggap Darurat Bencana” dari Kepala Pusat Krisis Kesehatan (PKK) Kementerian Kesehatan RI. Pembicara lainnya yang akan memberikan materi adalah Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, Wakil Ketua MDMC Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Palang Merah Indonesia, dan perwakilan kepala puskesmas masing-masing dari Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Donggala. Rekam Proses rangkaian kegiatan ini bisa disimak di sini.

Bagikan artikel ini ke sahabat Anda.
Facebook
Twitter
WhatsApp
Email
Komentar Anda